Penyusunan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran (VMTS) Program Studi Sarjana Pemikiran Politik Islam (PSSPPI) didasarkan pada turunan visi, misi UIN Sumatera Utara, lalu Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI), Renstra UIN SU 2025 – 2029, RENSTRA FUSI 2025-2029; Rencana Induk Pengembangan (RIP) FUSI 2017-2031.

VISI UIN SU

Menjadi Universitas yang Unggul dan Diakui Dunia dalam Mewujudkan Masyarakat Pembelajar yang Berkontribusi Terhadap Kemandirian Bangsa

MISI UIN SU

  1. melaksanakan pendidikan dan pembelajaran dengan paradigma wahdatul ulum-transdisipliner untuk mendiseminasi ilmu pengetahuan;
  2. melaksanakan penelitian dengan paradigma wahdatul ulum-transdisipliner yang diarahkan pada munculnya pengetahuan dan teknologi baru;
  3. melaksanakan pengabdian masyarakat dengan paradigma wahdatul ulum-transdisipliner yang memiliki daya ungkit terhadap kemandirian dan kesejahtaraan Masyarakat
  4. Membangun jejaring internasional melalui kolaborasi dengan universitas peringkat terbaik dunia; dan
  5. Menumbuhkembangkan masyarakat pembelajar yang memiliki daya literasi data, informasi, digital, keuangan, kesehatan, dan teknologi.

VISI FUSI

Menjadi Fakultas Kelas Dunia Khususnya Asia Tenggara yang Unggul dalam Bidang Ilmu-Ilmu Ke-Ushuluddinan dalam Mewujudkan Masyarakat Pembelajar dan Berkontribusi Terhadap Kemandirian Bangsa pada Tahun 2035.

MISI FUSI

  1. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran dalam bidang ilmu-ilmu keushuluddinan dengan paradigma wahdatul ulum-transdisipliner untuk mendiseminasi ilmu pengetahuan.
  2. Melaksanakan penelitian dengan paradigma wahdatul ulum-trandisipliner yang diarahkan pada integrasi ilmu-ilmu keushuluddinan dengan pengetahuan dan teknologi baru
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan paradigm wahdatul ulum trandisipliner untuk mengembangkan ilmu-ilmu keushuluddinan yang memiliki daya ungkit terhadap kemnadirian dan kesejahteraan masyarakat.
  4. Membangun jejaringan internasional melalui kolaborasi dengan universitas peringkat  terbaik terutama yang dapat mendukung pengebmbangan ilmu-ilmu keushuluddinan.
  5. Menumbuhkan masyarakat pembelajar yang memiliki daya loterasi data, infoemasi, digital, keuangan, kesehatan dan teknologi yang berkaitan dengan ilmu-ilmu keushuluddinan.

Berdasarkan Visi, Misi tersebut, maka disusunlah Visi Misi Prodi, melalui mekanisme sebagai berikut:

  1. Pimpinan FUSI dan PSPPI rapat pembentukan tim penyusun Visi, Misi, dan Tujuan Strategis (VMTS) dilaksankan tanggal 05 Januari 2026;
  2. Dekan menerbitkan SK penyusun VMTS;
  3. Tim menyusun draft Visi, Misi yang dilaksankan selama 1 minggu.
  4. FGD Internal untuk mengakomodir masukan-masukan dari civitas akademik terdiri dari Dekan, WD1, WD2, WD 3, Kabag FUSI, UPM, Ka. Prodi dan Sek. Prodi, dan GKM PSPPI, Dosen Tetap PSPPI, dan perwakilan HMP.
  5. FGD Eksternal—menghadirkan perwakilan Asosiasi Dosen Politik (ASIPOL), perwakilan tokoh politik Sumut, Perwakilan alumni, dan pengguna lulusan;
  6. Penyempurnaan Visi, Misi oleh tim berdasarkan masukan-masukan pihak internal dan eksternal;
  7. Rektor/Dekan menerbitkan SK pengesahan rumusan VMTS PSPPI;

VISI

Menjadi pusat keunggulan pendidikan, penelitian, dan pengembangan Pemikiran Politik Islam di Asia Tenggara pada tahun 2035

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan Pemikiran Politik Islam yang unggul, berbasis keilmuan keushuluddinan, dan relevan dengan kebutuhan regional Asia Tenggara
  2. Mengembangkan penelitian inovatif di bidang Pemikiran Politik Islam yang berkontribusi pada dinamika sosial-politik Indonesia dan Asia Tenggara.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang aplikatif untuk memperkuat literasi politik Islam, moderasi beragama, dan kemandirian masyarakat.
  4. Membangun jejaring akademik dengan lembaga pendidikan, riset, dan komunitas keilmuan di Asia Tenggara.
  5. Mewujudkan tata kelola prodi yang akuntabel, adaptif, dan berstandar mutu internasional.

Tujuan:

  1. Menghasilkan lulusan yang kompeten dalam kajian Pemikiran Politik Islam, berwawasan moderat, kritis, dan adaptif terhadap isu-isu Asia Tenggara.
  2.  Menghasilkan penelitian yang publikasinya diakui pada tingkat nasional dan regional.
  3. Mewujudkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberi dampak nyata pada literasi politik Islam dan kehidupan berbangsa.
  4. Membangun kolaborasi akademik dan riset dengan kampus, pusat studi, dan lembaga strategis di Asia Tenggara.
  5. Meningkatkan kualitas tata kelola prodi melalui standar mutu pendidikan tinggi yang profesional dan berkelanjutan.

Strategi:

  1. Menyusun kurikulum Pemikiran Politik Islam yang kompetitif, mutakhir, dan adaptif terhadap isu regional
  2. Mendorong penelitian kolaboratif berskala nasional–regional serta publikasi di jurnal bereputasi.
  3. Memperluas kerja sama dengan universitas, lembaga riset, dan think-tank di Asia Tenggara.
  4. Membangun center of excellence sebagai ruang riset, diskusi publik, dan produksi pengetahuan strategis.
  5. Program peningkatan kompetensi, mobilitas akademik, dan sertifikasi kepakaran.
  6. Menerapkan platform e-learning, repositori ilmiah, dan digital scholarship.
  7. Menghasilkan rekomendasi kebijakan, advokasi ilmiah, dan kajian strategis untuk isu-isu politik Islam di kawasan.

MILESTONE PRODI (Hingga 2025)

2020 – Fondasi Kelembagaan. Pada fase ini fokus pada penguatan dasar standar mutu akademik. kegiatan seperti Penyusunan kurikulum KKNI & OBE bidang Pemikiran Politik Islam, Pembentukan struktur tata kelola prodi (GKM, Gugus Kurikulum, Penjaminan Mutu), Pemetaan SDM dosen sesuai kebutuhan core keilmuan, Kemitraan awal dengan lembaga pemerintah/ormas keagamaan untuk kegiatan akademik, Peningkatan sarana kelas, perpustakaan, dan digital learning.

2021 – Penguatan Kapasitas Dosen dan Mahasiswa. Pada fase ini fokus membangun SDM kompeten sebagai modal menuju keunggulan. fokus seperti 40% dosen tersertifikasi pendidik, Peningkatan publikasi dosen (2 artikel prodi/peer-review per tahun), Workshop rutin: metodologi, epistemologi politik Islam, dan isu kontemporer. Awal pengembangan Laboratorium Politik Islam.

2022 – Peningkatan Kualitas Pendidikan. di Fase ini Pendidikan unggul berbasis riset dan inovasi. kegiatan seperti Implementasi kurikulum OBE pada seluruh angkatan, Minimal 3 mata kuliah berbasis project-based learning, Tracer study sistematis dan terintegrasi, Pengembangan modul digital Ilmu Politik Islam, Penyusunan roadmap riset prodi.

2023 – Penguatan Riset dan Publika. Pada fase ini Prodi dikenal karena produktivitas ilmiah. kegiatan seperti Peningkatan riset dosen melalui hibah internal/eksternal, 1 buku ajar politik Islam diterbitkan melalui penerbit nasional dengan tema Politik Islam KontemporerDemokrasi & Moderasi Beragama dan Kebijakan Publik Islam

2024 – Ekspansi Kemitraan dan Pengabdian. Pada fase ini Penerapan ilmu secara nyata di masyarakat. kegiatan seperti: Kerjasama strategis: Bawaslu, KPU, Kesbangpol, ORMAS Islam. Pengabdian tematik nasional:Moderasi Beragama, serta Peningkatan kinerja tracer study dan alumni aktif dalam program prodi.

2025 – Tahun Puncak Pusat KeunggulanTujuan utama. Meraih pengakuan nasional sebagai Prodi Unggul. kegiatan seperti Prodi terakreditasi Unggul atau menuju Unggul. Menjadi rujukan nasional bidang Pemikiran Politik Islam. Publikasi dosen mencapai standar nasional/internasional yang konsisten.

Milestone Pengembangan Prodi PPI 2025–2035

Tahap 1 Fondasi Mutu (2025–2027): Revisi kurikulum berbasis OBE dan regional issues, Penguatan jurnal prodi hingga terakreditasi, Membangun 3 kerja sama awal dengan kampus Asia Tenggara, Meningkatkan kapasitas riset dosen dan mahasiswa.

Tahap 2 Ekspansi Regional (2028–2031): Penelitian kolaboratif antarnegara mulai rutin, Pertukaran mahasiswa/dosen berlangsung setiap tahun, Publikasi dosen terindeks bereputasi meningkat signifikan, PkM tematik regional (misal demokrasi Islam Asia Tenggara) berjalan.

Tahap 3 Pusat Keunggulan (2032–2035): Prodi menjadi rujukan nasional dalam Pemikiran Politik Islam, Menjadi Regional Center of Excellence bidang Politik Islam, Akreditasi Unggul, jurnal bereputasi regional, Mencapai pengakuan formal/jejaring dari asosiasi Asia Tenggara.

Setelah disahkan Visi, Misi dan Tujuan tersebut kemudian disosialisasikan dan Melalui media online: website FUSI: https://fusi.uinsu.ac.id/; dan website ; 3) WA grup Dosen FUSI; Melalui media cetak: Banner,dan Spanduk; dan Panduan Akademik FUSI; b) Sosilisasi melalui kegiatan rutin: 1) Rapat rutin pimpinan FUSI; 2) pada saat kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru;

Untuk melihat tingkat pemahaman Civitas Akademika maka dilakukan survey tingkat pemahaman VMT  oleh Fakultas di bawah koordinasi LPM Universitas melalui angket google form dengan Instrumen sebagaimana yang telah ditetapkan oleh LPM Universitas. Adapun hasil Survey Pemahaman VMT  tahun 2026 adalah sebagai berikut:

Dari diagram terlihat, 82,67% sivitas akademika PSSPPI 82,67% paham terhadap Visi, Misi, dan Tujuan yang sudah ditetapkan, dan 17,33% sangat paham.

Dokumentasi Penyusunan VMTS
Dokumentasi Penyusunan VMTS
Dokumentasi Diskusi ASIPOL Perihal Penyusunan VMTS Prodi