
Karo–Dairi — Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dan Sosialisasi Program Studi pada 2–4 Februari 2026. Kegiatan ini menyasar sejumlah lembaga pendidikan menengah, yakni MAN Karo, MAN Dairi, dan Pondok Pesantren Dairi.



Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan FUSI UIN SU sekaligus membuka wawasan siswa dan santri terkait peluang melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, khususnya di lingkungan UIN Sumatera Utara. Sosialisasi disambut dengan antusiasme tinggi dari para siswa/siswi MAN serta santri Pondok Pesantren yang menunjukkan semangat besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Tim sosialisasi FUSI UIN SU dipimpin oleh Kaprodi S1 Pemikiran Politik Islam (PPI), Dr. Aprilinda M. Harahap, M.Ag, didampingi Sekretaris Prodi S1 PPI, Zulkarnain, M.Pem.I, serta Dosen FUSI, Dr. Heru Syahputra, M.Pem.I. Kegiatan ini juga melibatkan Staf/Operator S1 PPI FUSI, M. Ichsan, S.Sos, dan mahasiswa FUSI, Aidil Yasin Ma’ruf, yang turut berperan aktif dalam menyampaikan informasi dan pengalaman akademik kepada peserta.



Dalam pemaparannya, tim sosialisasi menjelaskan profil Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam, program studi yang tersedia, peluang karier lulusan, serta fasilitas pendukung akademik di UIN Sumatera Utara. Interaksi yang terjalin berlangsung dinamis, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dari siswa dan santri terkait dunia perkuliahan, beasiswa, serta prospek masa depan lulusan FUSI.


Pihak sekolah dan pengelola pondok pesantren menyambut kehadiran tim sosialisasi dengan tangan terbuka, serta mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi dalam mendampingi generasi muda merencanakan masa depan pendidikan mereka.


Melalui kegiatan PKM dan sosialisasi ini, FUSI UIN Sumatera Utara berharap semakin banyak siswa/siswi MAN dan santri pondok pesantren yang termotivasi dan memilih FUSI sebagai tempat melanjutkan studi, sehingga dapat melahirkan generasi intelektual Muslim yang unggul, moderat, dan berdaya saing.-FUSI JAYA

